Tilik Final Liga Champions: Milik PSG atau Bayern?

Bayern Munich akan meladeni Paris Saint-Germain di final Liga Champions. Bertempat di Estadio da Luz, Lisbon, kedua raksasa itu bertemu untuk pertama kalinya di laga puncak, ungkap dominoqq.

Pengalaman Bayern menjuarai Liga Champions menjadi aset berharga bagi tim Bavaria untuk mengulanginya lagi. Thomas Mueller, dkk. mereka mengincar trofi Big Ear keenam mereka.

Lebih lanjut, skuad Bavaria juga tampil berani saat tampil di kompetisi elit Eropa musim ini. Bayern menyapu semua pertandingan penyisihan grup menuju kemenangan. Mereka mencetak 42 gol hanya dalam sepuluh pertandingan. Yang paling sensasional tentu saja saat mereka mengalahkan Barcelona 8-2 di perempat final.

Taktik Hansi Flick jelas mengandalkan Robert Lewandowski sebagai predator utama. LewanGoalski, seperti yang dikatakan Mueller, telah mencetak 15 gol. Striker Polandia menduduki puncak daftar pencetak gol Liga Champions dengan rata-rata 53 menit tersisa.

Pilihan kedua bagi Bayern untuk mencetak gol adalah Serge Gnabry. Sembilan gol yang dicetak eks pemain Arsenal itu berperan penting membawa Super Bayern ke final. Dua gol di babak kedua akhirnya dikalahkan Olympique Lyon dari Prancis.

Tentu keunggulan Bayern bukan hanya soal lini ofensif. Di antara tongkat ada kiper veteran Manuel Neuer, yang juga kapten. Neuer mengambil alih urutan pertahanan tinggi Bayern di bawah tekanan kuat. Performa sepak bola yang bagus ditambah dengan pertahanan yang kuat membuat Bayern hanya mencetak delapan gol.

Flick memperingatkan para pemainnya tentang kecepatan yang dimiliki banyak pemain PSG. Dia menyadari bahwa gaya permainan yang tinggi untuk menutupi ruang gerak lawan memungkinkan banyak lowongan yang dengan mudah dimanfaatkan dalam pertahanan seseorang. PSG memiliki pemain level lincah seperti Kylian Mbappe, Neymar Jr. dan Angel Di Maria.

Kemajuan PSG di Liga Champions musim ini luar biasa. Tim Paris tiba di final Liga Champions. Mereka mengendarai Real Madrid di babak penyisihan grup. Di babak sistem gugur, Les Parisiens mengalahkan dua rekan senegaranya Bayern, Dortmund dan RB Leipzig. Juga, ingatlah tim Serie A yang menarik, Atalanta.

Dukungan game akan dibawa ke superstar Neymar. Meski gagal mencatatkan namanya di papan peringkat dalam dua pertandingan terakhir, kontribusi Neymar cukup signifikan. Ia kerap menangani gol PSG, seperti Marquinhos (melawan Atalanta) dan Di Maria (melawan RB Leipzig). Sentuhan roda belakang Neymar untuk gol Di Maria menunjukkan kelasnya sebagai pemain termahal di seluruh jagat raya.

Obsesi Neymar dengan tim Jerman memang tak terbantahkan. Saat mengalahkan Dortmund, ia mengejek striker muda Erling Haaland yang asyik merayakan gol meditasi. Ini sudah berkali-kali dilakukan di lapangan dan sekali melalui postingan Instagram.

Saat memimpin RB Leipzig, Neymar juga mengunggah foto dirinya memegang segelas minuman berenergi yang disponsori sebuah klub Jerman Timur. Bedanya, fotonya langsung dihapus. Karena dia tahu. Berurusan dengan perusahaan besar bisa menghilangkan potensi cuan.

Dua pelatih Jerman

Pertarungan juga akan mempertanyakan pertarungan antara dua pelatih Jerman tersebut. Hansi Flick untuk Bayern dan Thomas Tuchel bersama PSG. Flick melejit musim ini setelah menggantikan Niko Kovac pada November 2019. Dalam waktu singkat, eks asisten timnas Jerman itu membentuk salah satu tim terbaik Bayern sepanjang masa.

Sementara itu, Tuchel menghabiskan musim keduanya bersama tim kaya Prancis. Dia di ambang sukses besar dalam menyelesaikan misi utama memenangkan Liga Champions. Sejak tim dimiliki oleh konsorsium Qatar pada 2011, PSG menjelma menjadi skuad raksasa yang berusaha mendominasi kompetisi nasional dan Eropa. Sembilan musim setelah akuisisi, impian mengangkat trofi Liga Champions bukan lagi impian.

Tuchel telah bersama Bayern sejak mengelola Mainz pada 2009. Sebelum ditandatangani oleh PSG, Tuchel dan Dortmund beberapa kali berhadapan dengan FC Hollywood. Die Borussen didorong untuk menempati posisi kedua di Bundesliga dan menjadi starter untuk final DFB Pokal di musim perdana. Sayangnya, Bayern masih merajai sebagai tim terbesar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *