Tiga Motif Batik Solo dan Makna Di Dalamnya

Siapa yang tak mengenal batik solo? Batik solo merupakan salah satu batik yang populer. Jika anda ke solo atau surakarta anda bsa datang ke laweyan maupun pasar klewer. Disana anda akan disuguhkan berbagai macam jenis dan model batik solo. Selain itu disana anda dapat melihat pembuatan batik solo. Yang perlu anda ketahui, batik solo memiliki sejarah dan makna di setiap motifnya. Disini kami akan membagikan beberapa motif batik solo beserta maknanya.

Batik Solo Motif Semen Rante

Batik solo yang satu ini juga biasa digunakan untuk proses lamaran atau tunangan, bedanya batik motif ini biasanya digunakan untuk keluarga dari pihak calon pengantin wanita saja. Makna yang terkandung di dalam batik ini yaitu untuk mempererat ikatan dan diharapkan jika lamaran dari pihak wanita itu diterima. Nah, sedangkan dari pihak wanita mengharapkan jika setelah menikah ada pertalian yang kuat sehingga kelak semua jenis godaan tidak mampu memisahkan mereka.

Batik Solo Motif Satrio Manah

Motif batik solo yang terkenal lainnya bernama motif batik Satrio Manah dan batik ini yang terinspirasi dari seorang tokoh penting yaitu Satrio Manah yang merupakan seorang  ksatria yang sedang menembak pasangannya dengan menggunakan busur dan panah untuk membuat pasangannya takjub atas kemampuan yang dimilikinya. Batik ini memiiki kegunaan yang hampir mirip dengan motif batik yang lainnya yaitu digunakan untuk proses pernikahan tepatnya sebagai pakaian lamaran untuk wali penganti. Sama halnya seperti motif-motif batik yang lainnya, batik motif satrio manah ini pun mengandung makna yaituu sebuah harapan agar lamaran yang dilayangkan tersebut dapat diterima secara baik oleh keluarga dari calon pengantin wanita.

Batik Solo Motif Sidomukti

Yang ketiga, Motif batik Solo yang biasanya digunakan untuk acara pernikahan selanjutnya adalah motif Sidomukti. Semantara makna yang terkandung didalam motif batik yang satu ini adalah sebagai sebuah simbol harapan seseorang yang memakainya agar bisa mendapatkan kehidupan yang diliputi oleh kebahagiaan yang secara terus-menerus. Motif batik yang satu ini berasal dari 2 kata yang berbeda yakni dari kata Sido yang memiliki arti berkesinambungan dan menerus dan kata Mukti yang memiliki arti berkecukupan sehingga mewujudkan arti dan makna seperti yang ada diatas.

Beli Baju Batik dan kain batik berkualitas dengan harga terjangkau di https://batik-s128.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *