Wisata Sejarah di Sawahlunto, Minangkabau

Berwisata tidak hanya sekadar mencari tempat indah yang menawarkan suasanan yang berbeda dengan keseharian kita. Wisata IDN pun bisa menikmati rentetan sejarah dari masing-masing daerah yang ada di Indonesia. Salah satu kawasan yang dikenal memiliki sejarah panjang adalah Minangkabau.

Salah satu kota yang berada di dataran tinggi Minangkabau pertama kali ditemukan pada tahun 1858, ketika Ir. C. De Groot van Embden meneliti soal batu bara di kawasan Sawahlunto. Selanjutnya penelitian tersebut pada tahun 1867 didalami oleh Ir. Willem Hendirk de Greve, utusan Jenderal Hindia Belanda. Dalam penelitian tersebut terungkap jika di salah satu Sungai Batu ombilin terdapat kandungan batu bara dengan jumlah 200.000.000 ton. Melihat jumlah batu bara sebanyak itu pemerintah kolonial langsung memutuskan untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai kota terpisah, bernama Sawahlunto. Pada tahun 1892 barulah batu bara dimulai.

Ketika Anda berwisata ke kaki Sawahlunto sebaiknya menyempatkan diri untuk tapak tilas ke akhir abad 19 sampai awal abad 20 dari beberapa bangunan bersejarah yang masih ada.

  • Lubang Mbah Soero

Bisa dikatakan kalau tempat ini yang paling populer sebagai destinasi wisata di daerah Sawahlunto. Pasalnya, selain ketal dengan sejarah pertambangan masa penjajahan, Lubang Mbah Soero pun kental akan cerita mistis. Sebenarnya Lubang Mbah Soero ini adalah lubang tambang batu bara pertama yang dibuka oleh pemerintah Belandar di kawasan Batu Ombilin. Lubang Mbah Soero baru dieksplorasi sebagai kegiatan wisata pada tahun 2007 lalu.

  • Museum Goedang Ransoem

Museum ini sebenarnya memiliki fungsi sederhana, yaitu mempersiapkan makanan bagi para pekerja tambang. Yang membuat Museum Goedang Ransoem unik adalah kemampuan gudang menyediakan makanan untuk ratusan pekerja tambang.

  • Hotel Ombilin

Di zamannya, Hotel Ombilin merupakan satu-satunya hotel mewah di Sawahlunto. Hotel ini dibangun untuk dijadikan penginapan bagi para ahli pertambangan Belanda. Sampai saat ini Hotel Ombilin masih berdiri kokoh dengan bentuk asli dan fungsi asli, yaitu penginapan.

Melihat perjalanan panjang Sawahlunto, pastinya Anda makin gemar dengan nuansa sejarah dari masing-masing daerah. Jika sempat, bolehlah Anda wisata IDN ke Sawahlunto, Minangkabau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *